Mencari inspirasi desain rumah 2 lantai sederhana dan biaya 100 juta sering terasa seperti mencari titik tengah antara mimpi dan realita. Dua lantai terdengar mahal, tapi budget terbatas membuat kita harus berpikir cerdas. Apakah mungkin? Jawabannya: mungkin, dengan pendekatan yang tepat. Artikel ini bukan portofolio kami dan bukan gambar siap pakai, melainkan kumpulan ide eksploratif untuk membantumu memahami strategi desain, pembagian ruang, dan estimasi biaya secara realistis. Perlu dicatat, angka 100 juta sangat tergantung kondisi lahan, lokasi, dan spesifikasi material—jadi anggap ini sebagai panduan arah, bukan harga mutlak.
Memahami Realita Budget 100 Juta untuk Rumah 2 Lantai
Sebelum masuk ke ide desain, kita perlu jujur secara teknis. Dengan asumsi luas tapak sekitar 30–40 m² dan total luas bangunan 45–60 m² (dua lantai), budget 100 juta berada pada kategori low cost build. Artinya, kita harus:
- Mengoptimalkan struktur sederhana (tanpa banyak permainan bentuk)
- Menghindari over-design fasad
- Menggunakan material finishing ekonomis tapi rapi
- Meminimalkan built-in custom yang mahal
- Menggunakan layout yang efisien tanpa koridor berlebih
Secara umum, estimasi kasar biaya bangunan per meter persegi untuk kategori sederhana bisa berada di kisaran Rp 2 – 3 juta/m² (tergantung daerah). Jadi untuk luas total ±50 m², angka 100 juta masih masuk akal dengan kontrol spesifikasi yang ketat.
1) Konsep Minimalis Box Compact
Filosofi: sederhana, bersih, dan efisien. Bentuk kotak meminimalkan pemborosan struktur dan mempermudah pengerjaan.
Lantai 1 diisi ruang tamu kecil menyatu ruang makan dan dapur linear. Lantai 2 berisi 1–2 kamar tidur compact dan kamar mandi kecil. Tangga dibuat lurus menempel dinding agar tidak memakan banyak ruang.
Keunggulan:
- Struktur paling hemat karena bentuk simpel
- Minim ornamen fasad
- Mudah dikerjakan tukang lokal
Estimasi Bangunan (Tanpa Interior Custom)
- Pondasi dan struktur dasar: Rp 25 – 35 juta
- Dinding, plester, aci, cat: Rp 18 – 28 juta
- Atap baja ringan + penutup: Rp 15 – 22 juta
- Kusen aluminium + kaca: Rp 8 – 15 juta
- Instalasi listrik & air: Rp 8 – 15 juta
- Kamar mandi sederhana: Rp 6 – 10 juta
Total estimasi bangunan: Rp 80 – 120 juta
Interior sederhana (tanpa banyak built-in): Rp 15 – 30 juta
2) Scandinavian Simple 2 Lantai
Filosofi: terang, ringan, dan efisien secara visual. Warna putih dominan membuat rumah kecil terasa lebih luas.
Lantai 1 tetap open plan. Tangga bisa model L sederhana agar lebih aman. Lantai 2 diisi 2 kamar kecil dengan pencahayaan alami maksimal.
Strategi hemat:
- Gunakan cat putih netral tanpa panel dekor
- Gunakan lantai keramik ekonomis warna terang
- Gunakan railing tangga besi hollow sederhana
Estimasi Bangunan
- Struktur + dinding: Rp 45 – 65 juta
- Atap + plafon: Rp 20 – 30 juta
- Kusen + pintu: Rp 10 – 18 juta
- MEP: Rp 10 – 15 juta
Total: Rp 85 – 130 juta
Untuk benar-benar menekan ke 100 juta, biasanya spesifikasi disederhanakan dan luas dibuat lebih kecil.
3) Industrial Hemat dengan Finishing Ekspose
Filosofi: mengurangi biaya finishing dengan memanfaatkan tekstur material sebagai estetika. Dinding bisa dibiarkan plester halus + cat abu terang tanpa banyak dekor.
Struktur tetap kotak sederhana. Tangga besi hollow lebih ekonomis dibanding tangga beton penuh.
Estimasi Bangunan
- Struktur & pondasi: Rp 30 – 40 juta
- Dinding + finishing sederhana: Rp 20 – 30 juta
- Atap: Rp 15 – 22 juta
- Kusen + pintu: Rp 8 – 15 juta
- MEP + sanitary: Rp 10 – 18 juta
Total: Rp 83 – 125 juta
Interior bisa dibuat sangat minimal tanpa banyak built-in agar tetap mendekati 100 juta.
4) Konsep Mezzanine Semi 2 Lantai
Filosofi: memanfaatkan tinggi ruang untuk membuat mezzanine sebagai lantai tambahan tanpa membangun dua lantai penuh.
Secara biaya, mezzanine lebih hemat karena struktur tidak sepenuhnya dua lantai penuh. Cocok untuk lahan kecil dengan kebutuhan 1–2 kamar.
Estimasi Bangunan
- Struktur dasar: Rp 30 – 40 juta
- Mezzanine rangka baja ringan/kayu: Rp 15 – 25 juta
- Dinding + finishing: Rp 20 – 30 juta
- Atap: Rp 15 – 20 juta
- MEP: Rp 8 – 15 juta
Total: Rp 88 – 130 juta
Konsep ini paling realistis mendekati 100 juta jika luas dijaga ketat.
5) Rumah Tumbuh 2 Lantai Bertahap
Filosofi: membangun bertahap. Lantai 1 disiapkan struktur untuk dua lantai, tetapi lantai 2 dibangun sebagian dulu.
Ini strategi cerdas jika 100 juta adalah budget awal. Kamu bisa membangun 1 lantai penuh + struktur kuat untuk lantai 2, lalu menyelesaikan lantai 2 saat dana tersedia.
Estimasi Tahap Awal
- Struktur siap 2 lantai: Rp 40 – 55 juta
- Dinding & finishing lantai 1: Rp 25 – 35 juta
- Atap sederhana: Rp 15 – 20 juta
- MEP dasar: Rp 8 – 12 juta
Total tahap awal: Rp 88 – 122 juta
Lantai 2 bisa diselesaikan di fase berikutnya.
Tips Realistis Membangun Rumah 2 Lantai dengan 100 Juta
- Prioritaskan struktur kuat dibanding finishing mahal
- Hindari bentuk fasad rumit
- Gunakan material lokal berkualitas cukup
- Kontrol luas bangunan agar tidak melebar
- Pertimbangkan sistem rumah tumbuh jika dana terbatas
Rencanakan Interior Anda Hari ini Gratis bersama Manpro
Mewujudkan desain rumah 2 lantai sederhana dan biaya 100 juta membutuhkan perencanaan matang. Kesalahan kecil di awal bisa membuat biaya membengkak.
Manpro berpengalaman dalam merancang rumah efisien dengan pendekatan realistis sesuai budget. Kami membantu klien memahami prioritas struktur, layout, dan interior agar dana digunakan secara optimal.
Kami juga memahami bahwa proses dari konsultasi hingga pembangunan bisa memakan waktu lama. Banyak klien berdiskusi lebih dari 1 tahun sebelum benar-benar memulai pembangunan.
Dapatkan 5 konsep desain dan estimasi budget detail sesuai kebutuhanmu secara gratis dengan mengisi formulir di bawah.
Kesimpulan
Desain rumah 2 lantai sederhana dan biaya 100 juta tetap mungkin dengan strategi tepat, kontrol spesifikasi, dan perencanaan bertahap. Dengan pendekatan minimalis, struktur efisien, dan prioritas pada fungsi, rumah dua lantai bisa dibangun secara realistis. Konsultasikan kebutuhanmu agar setiap rupiah bekerja maksimal untuk hunian impianmu.



